Bahlil: Pembatasan Penggunaan Elpiji 3 Kg Harus Dilakukan untuk Mencegah Penyalahgunaan

Bahlil: Pembatasan Penggunaan Elpiji 3 Kg Harus Dilakukan untuk Mencegah Penyalahgunaan

Sabtu, Februari 01, 2025

 


newsikn.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pembatasan penggunaan elpiji 3 kg adalah langkah yang perlu dilakukan untuk memastikan distribusinya tepat sasaran dan menghindari penyalahgunaan. Pembatasan ini diharapkan dapat meningkatkan keadilan dalam distribusi elpiji subsidi yang diberikan kepada masyarakat yang berhak.

 

“Pembatasan ini sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan elpiji 3 kg hanya digunakan oleh yang berhak,” ujar Bahlil di The Westin Jakarta pada Kamis, 30 Januari 2025.


Bahlil menjelaskan, penggunaan elpiji 3 kg perlu diawasi secara ketat agar tidak digunakan berlebihan oleh pihak yang tidak berhak. Pembatasan ini dilakukan untuk menjaga agar subsidi elpiji tetap dapat digunakan oleh rumah tangga yang membutuhkan. Sebagai contoh, jika suatu rumah tangga membutuhkan 10 tabung per bulan tetapi membeli hingga 30 hingga 40 tabung, hal ini harus dibatasi.

 

“Jika ada yang membeli banyak melebihi kebutuhan, kami akan membatasinya untuk mencegah penyalahgunaan yang merugikan masyarakat lain,” lanjutnya.


Bahlil juga menegaskan agar pelaku usaha, terutama industri, beralih menggunakan elpiji non-subsidi untuk memenuhi kebutuhan mereka. Anggaran subsidi elpiji yang mencapai lebih dari Rp 80 triliun diharapkan dapat digunakan untuk membantu rumah tangga yang membutuhkan. Ia menekankan, "Untuk industri, gunakanlah elpiji industri, bukan yang disubsidi pemerintah."

 

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan distribusi elpiji subsidi bisa lebih tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh sektor yang sebenarnya tidak berhak.


Belakangan ini, banyak keluhan mengenai kelangkaan elpiji 3 kg di Jakarta. Hal ini menjadi sorotan setelah antrean panjang terlihat di berbagai toko untuk mendapatkan elpiji bersubsidi. Menurut Heppy Wulansari, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, lonjakan permintaan elpiji 3 kg terjadi karena libur panjang Isra Miraj dan Imlek.

 

"Memang ada lonjakan permintaan selama liburan panjang. Kami sudah menyiapkan tambahan pasokan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Heppy.


Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah menambah pasokan elpiji 3 kg di DKI Jakarta dengan total 711.800 tabung antara 27-31 Januari 2025. Penyaluran ini dilakukan melalui 270 agen dan 5.479 pangkalan elpiji 3 kg, dengan prioritas diberikan kepada rumah tangga dan bukan pengecer.

 

"Dengan penambahan pasokan ini, diharapkan kebutuhan masyarakat dapat tercukupi dengan baik, dan kami juga meminta pangkalan untuk mengutamakan penjualan kepada rumah tangga," tambah Heppy.

Bahlil juga menyarankan agar elpiji 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga yang berhak, bukan untuk usaha atau industri. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya praktik penyalahgunaan subsidi elpiji oleh oknum-oknum yang berusaha mendapatkan keuntungan pribadi. Melalui kebijakan ini, diharapkan subsidi elpiji dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

TerPopuler