Publik dikejutkan dengan kesalahan data di layanan Google Finance, yang menampilkan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS anjlok drastis hingga 50,04%. Dalam pantauan Bisnis, Rupiah sempat tercatat di Rp8.170 per USD, jauh di bawah nilai aktual yang dilaporkan oleh platform keuangan lainnya.
Sementara itu, di platform TradingView, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS tetap berada di angka Rp16.294 per USD, menunjukkan bahwa pergerakan ekstrem yang muncul di Google Finance adalah kesalahan sistem atau bug.
Hingga saat ini, pihak Google belum memberikan klarifikasi terkait kesalahan tersebut. Namun, kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya di berbagai platform keuangan akibat bug sistem atau kesalahan dalam pembaruan data harga real-time.
Kesalahan tampilan nilai tukar ini tentu sempat menimbulkan kebingungan di kalangan pelaku pasar dan masyarakat yang memantau pergerakan Rupiah.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi para investor dan pengguna layanan keuangan digital agar tidak hanya mengandalkan satu sumber informasi. Selalu cek dari berbagai sumber terpercaya seperti Bank Indonesia, Bloomberg, atau TradingView sebelum mengambil keputusan finansial.
Meski tampilan di Google Finance sempat menunjukkan Rupiah turun hingga 50%, data dari layanan lain mengonfirmasi bahwa Rupiah sebenarnya masih stabil. Kejadian ini kemungkinan besar disebabkan oleh bug sistem, bukan pergerakan pasar yang sebenarnya.
Tetap update dengan informasi keuangan yang akurat! Bagikan artikel ini agar lebih banyak orang terhindar dari informasi yang menyesatkan.